bambang-oke

Berita

Prilaku Buruk itu Tak ada Gunanya

8 Nov , 2016  

Padang—Bagian Kesra Pemko Padang gelar “sosialisasi penyakit masyarakat (Pekat)“ untuk wujudkan masyarakat Kota Padang  yang religius. Sosialisasi tersebut diikuti 100 orang peserta utusan dari ormas se Kota Padang di aula Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar, Selasa (9/11).

Sosialisasi Pekat dibuka Walikota Padang diwakili staf Ahli bidang kemasyarakatan, Bambang Sutrisno. Penyakit sosial merupakan kebiasaan atau perilaku  individu ataupun kelompok masyarakat yang bertentangan dengan nilai etika, akhlak, dan moral. Akan tetapi tidak sedikit dari anggota masyarakat tertentu yang tidak bisa terlepas dari jerat dari penyakit sosial tersebut.

Apalagi, kini dengan perkembangan teknologi informasi (IT) yang semestinya memudahkan untuk mencari ilmu pengetahuan, tetapi yang terjadi justru diselewengkan, digunakan untuk mencari hal-hal yang tak berguna. Hal ini harus diantasipasi  bersama terutama para orang tua, sereta harus mengawasi anak-anak mereka.

Soalnya, melalui peralatan IT yang dimiliki para anak-anak dengan mudah bisa melihat semua yang diinginkannya. Hal inipun harus dijaga para orang tua, agar fasilitas telekomunikasi yang moderen itu supaya dipergunakan untuk yang bermanfaat, sebut Bambang Sutrino.

Untuk itu melalui sosialisasi penyakit masyarakat (Pekat)“ untuk wujudkan masyarakat Kota Padang  yang religius para peserta bisa berperan memberikan pemahaman dan pengertian kepada yang lainnya. APalagi dalam kegiatan ini ikut pula ibu-ibu, dan para pemuka masyarakat, supaya lebih memperluaskan informasinya. Semua ini untuk kita bersama.

Sementara Kabag Kesra Pemko Padang Drs.  Fitri Abu Hasan  menyampaikan, tujuan dari kegiatan sosialisasi penyakit masyarakat (Pekat) untuk menyebar luaskan informasi kepada yang lainnya, bahwa prilaku buruk itu tak ada gunanya dan kebiasaan buruk itu bertentangan dalam etika kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu mari kita semarakkan kegiatan keagamaan seperti menyemarakkan kegiatan keolahragaan, ada namanya  ivent Tourde Singkarak, dragon boat dan sejumlah nama lainnya. Pemko Padang juga telah ada kegiatan  pesantren Ramadhan, wirid remaja, didikan subuh,  yang    memiliki peran untuk memperkokoh mental dan rohani generasi muda agar terhindar dari perbuatan yang  tidak baik. Dan supaya memiliki akhlak mulia. Tapi ini untuk anak-anak kita, “ ungkap Fitri.

Lalu bagaimana dengan para ASN Pemko Padang, makanya kita gelar besar-besaran pula keolahragaan rohani satu kali dalam sebulan wirid bersama di masjid Nurul Iman, Jumat  pagi. Setelah itu, pada setiap Jumat pagi lainnya beberapa  SKPD juga melaksanakan hal yang sama seperti di masjid di lingkungan Balaikota, Aie Pacah. Walau pelaksanaan belum sesempurna yang diharapkan, tetapi akan selalu dibenahi sampai menuju yang lebih baik. Kritik saran akan selalu pula diterima, sepanjang untuk mendorong dan memberikan masukan yang baik terhadap menyemarakkan keolahragaan rohani yang lebih baik lagi.-*- Irwandi Rais

 


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Link Terkait

Kontak Form

Informasi

Jln. Bagindo Aziz Chan, Aie Pacah Kota Padang, Sumatera Barat.

(+62) - 751 - 25586

info@padang.go.id

© Copyright 2017   - Padang.go.id