Ahmad Dan Kamil Dikagumi Juri Syekh Mansur

Padang–Ahmad dan Kamil hafiz cilik peserta cabang tahfiz 30 juz Musabaqah Hifzil Quran (MHQ padang pertemuan da’i dan ulama se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa yang diselenggarakan aula Asrama Haji Tabing, Kota Padang berlangsung menarik perhatian warga, Selasa (11/07/17.

Ahmad melafazkan ayat suci Al Quran dengan baik di depan dua juri asal Arab Saudi, Syekh Mansur Ar Rimy dan Syeikh Mahir. Ahmad mampu menyuarakan kalam illahi merindingkan juri, peserta lain dan para pengunjung.”Subhanallah, siapa pengajarnya?” tanya Syeikh Mansur kepada Ahmad.Ahmad kemudian menjawab, “Ustad Ikke Mutaqin.”

Setelah itu giliran Kamil, awalnya tampak sedikit gugup dan beberapa kali bacaannya sempat diluruskan juri. Setelah Kamil mampu menyelesaikan dengan baik dan mengheningkan penungjung siang itu.Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo kagum dengan kemampuan kedua hafiz cilik tersebut. Kedua cilik pintar membaca Alqur,an tersebut merupakan aset Allah Swt. Seumur-umur baru sekarang bertemu hafizh dengan mudah mengetahui seluruh isi Alquran. Hanya ada dua di dunia , Ahmad dan Kamil.“Sebelumnya ada di Russia, sekarang di Indonesia.

Keduanya mampu mengetahui apapun jenis surat maupun ayat di Al-Qur’an. Dengan berbagai cara mengujinya, mereka tetap bisa meneruskan penggalan ayat yang dibacakan. Terserah dengan cara apapun, bisa meneruskannya. Kamil dan Ahmad ditempa di Pesantren de Muttaqin, Jogjakarta.”Kamil dan Ahmad anak yatim,” kata Ike Muttaqim.

Kamil nama lengkap Kamil Ramadhan bin Muhammad Abduh. Sejak orang tua laki-lakinya meninggal dunia, ibunya bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT). “Kamil sempat menjadi pengemis di jalanan,” ungkap Ike Muttaqin. Tak kuat hidup mengemis di jalanan, Kamil meminta tinggal bersama kakek dan neneknya di tengah hutan di Magelang.“Saya menemukan Kamil 1,5 tahun lalu, waktu itu Kamil belum hafal Al-Qur’an,” cerita Ike kembali.

Tingkat kecerdasan Kamil di atas rata-rata, dalam kurun waktu 6,5 bulan, Kamil mampu menamatkan Al-Qur’an. Selain mampu menghafal 30 juz, Kamil bisa diuji nama ayat, halaman dan nama surat. “Kamil bisa membaca ayat mundur, bahkan sampai 100 halaman,” ungkap Ike.

Kemampuan Ahmad serupa dengan Kamil. Ahmad juga mampu hafal Al-Qur’an. Ahmad khatam Al-Qur’an dalam kurun waktu 8 bulan. “Orangtua laki-laki Ahmad dari Payakumbuh. Orangtuanya meninggal tiga tahun silam karena sakit,” ucap Ike.#IBF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *