104 Persen Realisasi PAD Damkar Kota Padang 2017

  • 08 Maret 2018
  • Wan Rais
  • 184 Kali Dilihat
  • 104 Persen Realisasi PAD Damkar  Kota Padang 2017

    Kepala Damkar Kota Padang Hendrizal Azhar, didampingi Kepala Bidang Potensi dan Pengujian Damkar Amrizal Rengganis , dan Kabid Komunikasi Statistik Persandian Dinas Kominfo Swesti Fanloni# Irwandi Rais

    Padang---Meskipun bukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pencari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang bisa melebihi target yang ditetapkan. Realisasi PAD tahun 2017 mencapai 104 persen dari target Rp800 Juta. Sedangkan tahun 2018 ini mengalami peningkatan sebesar Rp190 juta menjadi Rp990 juta.

    “Target PAD kita setiap tahun ini mengalami peningkatan. Bahkan tahun 2019 direncanakan mencapai Rp1,3 miliar,”ucap Kepala Dinas Damkar Hendrizal Azhar, Kamis (8/3).

    Dikatakan Hendrizal PAD inas Damkar berasal dari retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran. Jenis alat pemadam kebakaran yang dimaksud adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hidrant, sprinkler, alarm, smoke detector, dan heat detector.

    Hendrizal menyebutkan, berdasarkan laporan petugas di lapangan, masih ditemukan kendala berupa penolakan. Namun setelah diberikan sosialisasi, akhirnya bisa dipahami.“Kami berikan terlebih dahulu surat ke objek retribusi dan melakukan sosialisasi kepada pemilik objek retribusi,”jelasnya.

    Ia mengimbau agar pemilik atau pengelola gedung, kantor-kantor, hotel, dan rumah makan sudah harus memiliki APAR dan hidrant. Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang lebih luas lagi. Sehingga kerugian bisa ditekan. “Kita akan melakukan penyegelan terhadap kantor, atau gedung yang tidak memiliki APAR dan hidran. Karena sudah ada aturanya,”tutur Hendrizal mantan Kepala Dishub itu.

    Sementara itu, Kepala Bidang Potensi dan Pengujian Damkar Amrizal Rengganis mengatakan, besarnya Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadaman Kebakaran sudah diatur berdasarkan Perda yang ada. Misalnya, hidrant besaran retribusinya  Rp80 ribu/titik/tahun.  APAR besarannya Rp30 ribu/tabung/tahun, dan alat pemercik dan alarm Rp20 ribu/titik/tahun.

    "Pada tahun 2018, DPRD kota Padang menaikan target retribusi itu menjadi Rp990 juta. Alasannya karena adanya penambahan potensi. Misalnya saja hotel dan bangunan lain," katanya. #mcpadang/Wina

    Admin :
    Wan Rais