ANUGERAH PANDU NEGERI 2017, Pemko Padang Raih Penghargaan Kinerja dan Tata Kelola Pemerintahan

  • 13 November 2017
  • David Septian
  • 37 Kali Dilihat
  • ANUGERAH PANDU NEGERI 2017, Pemko Padang Raih Penghargaan Kinerja dan Tata Kelola Pemerintahan

    Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menerima penghargaan 'Anugerah Pandu Negeri 2017' dari Ketua Dewan Penasihat IIPG Prof.Dr.Boediono,M.Ec yang disaksikan Mendagri Tjahjo Kumolo di Graha CIMB, Jakarta, Jumat (10/11/2017) malam.

    PADANG.GO.ID -- Kinerja dan tata kelola pemerintahan yang diterapkan Pemerintah Kota Padang sejauh ini, berbuah manis dengan diterimanya sebuah penghargaan bergengsi dari IIPG (Indonesian Institute for Governance). IIPG merupakan sebuah organisasi nirlaba yang digagas sekelompok anak bangsa yang peduli terhadap tata kelola (governance).

    Penghargaan itu diterima Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dari Ketua Dewan Penasihat IIPG Prof.Dr.Boediono,M.Ec (Wakil Presiden RI Periode 2009-2014) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan Ketua Umum IIPG Sigit Pramono di Graha CIMB, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (10/11/2017) malam.

    Seperti diketahui, Kota Padang tergabung bersama 10 kota se-Indonesia sebagai pemerintah daerah dengan kinerja dan tata kelola pemerintah kategori baik. Penghargaan ini pun murni melalui hasil penilaian dari IIPG yang bertajuk 'Anugerah Pandu Negeri' 2017.

    Budhiono mengatakan, penghargaan tersebut dalam rangka untuk memilih pemerintah daerah dan kepala daerah dengan kinerja dan tata kelola yang baik di Indonesia. Kategorinya antara lain terbaik, sangat baik dan baik.

    Di samping itu juga menentukan 3 kepala daerah paling inovatif. “Kita berharap, pemberian penghargaan ini akan semakin mendorong pemerintah daerah dan kepala daerah di Indonesia untuk lebih bersemangat meningkatkan kinerja dan tata kelola pemerintahan,” ungkapnya.

    Dia menambahkan, melalui Anugerah Pandu Negeri ini, IIPG sangat berharap agar pemimpin daerah yang memiliki kinerja dan tata kelolanya baik terus meningkatkan kinerja yang memiliki prospek menjadi calon pemimpin tingkat nasional di masa depan. Sehingga akan lebih memperkaya sumber calon pemimpin untuk regerenasi kepemimpinan nasional, khususnya yang berasal dari pemimpin daerah yang berprestasi.

    “Untuk itu, semoga mereka yang menerima Anugerah Pandu Negeri ini bisa menjadi contoh bagi daerah dan pemimpin daerah lainnya. Terutama dalam meningkatkan kinerja pembangunan dan dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik dan amanah. Sebagaimana kita harus mampu berdiri tegak menjadi 'Pandu Ibu Pertiwi' atau teladan dalam membangun daerah yang dipimpin,” ujar Boediono.

    Mendagri Tjahjo Kumolo dalam kesempatan itu menyambut baik IIPG dalam kegiatan pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten, hingga pemerintah kota plus pemimpin inovatif itu. Dia juga berharap, pemberian penghargaan ini tentunya semakin mendorong pemerintah daerah dan kepala daerah seluruh Indonesia lebih bersemangat meningkatkan kinerja dan tata kelola pemerintahan.

    "Saya kira ini ide dan momen yang bagus karena bisa merangsang bagi yang telah dan belum mendapatkan penghargaan. Semoga mampu merangsang daerah dan kepala daerah untuk berkembang dan lebih baik lagi," ujar Tjahjo.

    Sementara itu, Ketua Umum IIPG Sigit Pramono menyebutkan, ada dua aspek yang menjadi penilaian IIPG dalam memberikan penghargaan. Pertama performance (pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, dan breaktrough result) kemudian governance (tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, dan antikorupsi).

    “IIPG telah melakukan penilaian kinerja dan tata kelola pemerintahan sejumlah 34 Pemprov, 416 Pemkab, dan 98 Pemko di Indonesia. Dari proses penilaian yang dilakukan, menghasilkan 53 pemerintah daerah dengan kinerja dan tata kelola yang baik. Diantaranya 3 pemerintah daerah (provinsi, kota dan kabupaten) kategori terbaik, 14 kategori sangat baik dan 33 kategori baik. Selain itu juga penghargaan khusus untuk pemerintah daerah kategori terbaik bagi Indonesia Bagian Timur dan 3 pemimpin inovatif,” ungkapnya.

    Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah usai menerima penghargaan menyampaikan rasa syukur atas diraihnya penghargaan yang sangat penting bagi Pemko Padang tersebut. Sesuai beberapa kategori penilaian, diantaranya berkaitan tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi sekaligus hasil perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Murni yang diraih Pemko Padang dan laporan-laporan yang diberikan ke Kemendagri setiap tahunnya.

    "Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kota Padang dan masyarakat kita bersyukur mendapat penghargaan ini. Semoga dengan dukungan kinerja seluruh OPD di jajaran lingkungan Pemko Padang, akan lebih meningkatkan kinerja dan tata kelola yang lebih baik lagi disertai pertumbuhan ekonomi serta inovasi-inovasi baru bagi Kota Padang ke depan,” imbuhnya didampingi Kabag Humas Imral Fauzi.

    Mahyeldi menambahkan, berbicara inovasi yang telah diberikan ia menyebut diantaranya yakni inovasi tentang masalah keuangan, program kegiatan, peningkatan kepegawaian, pelayanan dan lain-lain sebagainya.

    "Secara lebih detailnya, tentu tim penilai yang mengetahui apa-apa saja yang dinilai dalam hal ini. Kita hanya berharap, apa yang sudah dilakukan Pemko Padang hingga saat ini dapat dirasakan masyarakat dan semakin meningkat lagi,” tandas Mahyeldi.(David / Imral)

    Admin :
    David Septian