Home / 5 Alur Pelayanan di Posyandu

Berita & Artikel - Berita 2020

5 Alur Pelayanan di Posyandu

5 Alur Pelayanan di Posyandu

Padang --Keberadaan Posyandu  itu sangat penting dalam mendeteksi dini tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu, mulai dari masa kehamilan, melahirkan hingga menyusui.

Di masa pandemi Covid 19, Posyandu merupakan pilar utama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.Hal tersebut diungkapkan Lurah Rawang Kecamatan Padang Selatan Andi Amir, di Posyandu Buah Hati Ibu 3 Kelurahan Rawang Kamis (18/11/2020).

Sebab upaya untuk meningkatkan peran Posyandu di kelurahan Rawang agar mengetahui seberapa jauh kegiatan yang sudah dilakukan oleh posyandu tersebut." Sehubungan dengan itu, Kita ingin memastikan peran masing-masing kader bisa berjalan dengan baik serta optimal. Kemudian  PMT (Pemberian Makanan Tambahan) terpenuhi kecukupan gizinya," ujar Andi.

Ia juga menambahkan, bahwa dalam deteksi dini tumbuh kembang anak bisa menjadi wahana pertama  untuk meningkatkan edukasi dalam upaya pencegahan stunting.

Kini kata Andi  di posyandu terdapat 5 (lima) pelayanan yang memiliki fungsi masing-masing yakni, meja pertama sebagai tempat pendaftaran, kemudian meja kedua pengukuran tinggi badan dan berat badan, untuk meja ketiga pencatatan, selanjutnya penyuluhan gizi, serta meja kelima tempat pelayanan kesehatan.

"Tugas meja ke-2 dan ke-3 dalam menentukan bagaimana status gizi bayi balita terutama status tinggi badan menurut umur untuk mendeteksi adanya indikasi si anak mengalami stunting," tambahnya.

Maka ia meminta kader posyandu sebagai penggerak, selain bertugas pada pengelolaan lima meja pelayanan, juga mengingatkan masyarakat jadwal posyandu dan  menghimbau ibu hamil serta  orang tua balita agar datang ke posyandu untuk memantau status gizi dan kesehatannya.

Jika ditemukan balita yang mengalami masalah gizi termasuk stunting, kader akan melaporkan kepada bidan kelurahan dan merujuk kepada puskesmas agar mendapatkan penanganan. Kader juga yang menyalurkan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dari kelurahan ataupun puskesmas kepada balita kurang gizi." Sebab Stunting dapat dicegah dengan memenuhi asupan gizi seimbang ibu sejak masa pra konsepsi (pembuahan) hingga masa 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) yaitu bayi usia 2 tahun," ungkapnya.(MC Padang/RA/Irwan Rais)

Apa perasaan anda terhadap konten ini...?

like

0

dislike

0

angry

0

sad

0