Padang – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran membuka kegiatan Manasik Haji bagi Anak TK se-Kota Padang, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Manasik Haji UIN Imam Bonjol, Lubuk Lintah, Padang.
Di kegiatan itu, ratusan anak TK mengikuti manasik dengan serius. Mengenakan pakaian ihram, mereka menjalani manasik seperti wukuf, tawaf maupun sa’i.
Dian Puspita Fadly Amran saat di depan guru dan siswa menekankan bahwa, pengenalan manasik haji perlu ditanamkan kepada anak ketika golden age (usia emas). Sebab, apa yang ditanamkan pada hari ini akan membekas kuat dalam ingatan dan karakter anak hingga dewasa nanti.
“Manasik haji ini adalah media pembelajaran kontekstual yang sangat efektif. Melalui kegiatan ini kita sedang mengenalkan rukun Islam yang kelima sejak dini, menanamkan nilai tauhid, mengenalkan Ka’bah sebagai kiblat umat Islam, serta melatih kedisiplinan, kesabaran, dan kemandirian pada anak,” jelas Dian Puspita.
“Melalui pakaian ihram yang serba putih ini, kita juga mengajarkan kepada mereka bahwa di hadapan Allah, semua manusia adalah sama,” tambah Dian Puspita yang juga Ketua TP-PKK Kota Padang itu.
Kegiatan Manasik Haji itu bertemakan “Kecil dalam Usia, Besar dalam Bercita-cita, Belajar Manasik Haji Tanamkan Kemandirian Sejak Dini”. Hadir di kegiatan itu juga hadir sejumlah Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, di antaranya seperti dari Kuranji, Pauh, Bungus Teluk Kabung.
Bunda PAUD Kota Padang menyebut, masa usia dini adalah masa yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Karena itu, pendidikan anak tidak dapat dilakukan oleh sekolah saja. Dibutuhkan kerja sama yang baik antara orang tua, guru, masyarakat, dan pemerintah agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, mandiri, berakhlak mulia, dan percaya diri.
“Hal ini sejalan dengan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, yang dimulai dengan satu tahun pendidikan prasekolah sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar. Semua ini menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi penting dalam menyiapkan anak agar lebih siap secara karakter, sosial, emosional, dan kemampuan belajar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Padang, Desi Susanti mengajak seluruh orang tua dan pendidik untuk terus mendukung tumbuh kembang anak secara seimbang. Menjadikan anak cerdas intelektual serta kuat secara spiritual dan berkarakter mulia.
“Mari kita jadikan momentum manasik haji ini sebagai upaya untuk mempererat kedekatan emosional antara anak, orangtua, dan guru. Dukung mereka dengan penuh kasih sayang dan kegembiraan,” kata Desi.
Manasik Haji bagi anak TK se-Kota Padang itu dihadiri Ketua HIMPAUDI Provinsi Sumatera Barat, Pun Ardi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang yang diwakili Kabid PAUD dan PNF, Syafrizal Syair, lurah setempat dan undangan lainnya.(Charlie)
~ 📤 by Ju