PADANG, DISKOMINFO - Kawasan Masjid Al-Hakim di Pantai Padang terasa lebih religius pada Rabu (4/3/2026). Pasalnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat menggelar Opening Ceremony Daun Ramadan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) 2026 di lokasi tersebut.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, M. Abdul Majid Ikram, menjelaskan bahwa Daun Ramadan merupakan bagian dari Daun Festival yang telah digulirkan sejak awal Ramadan 1447 Hijriah kemarin.
"Tujuan utamanya adalah meningkatkan aktivitas ekonomi di seluruh Sumatera Barat. Saat ini, kita sudah memiliki empat titik Zona KHAS, yaitu di Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi," ujar Majid.
Ia menambahkan bahwa masyarakat Sumatera Barat kini semakin teredukasi mengenai pentingnya produk yang tidak hanya halal, tetapi juga thayyiban (baik).
Sementara itu, di festival ini, BI juga ikut mendorong penuh penggunaan QRIS dan onboarding ke marketplace bagi pelaku UMKM.
"Kami berharap selama Ramadan, masyarakat berbelanja menggunakan QRIS. Selain praktis, ini adalah bagian dari digitalisasi ekonomi. Kami juga memfasilitasi business matching dengan perbankan dan sosialisasi wakaf produktif berbasis pesantren," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia atas inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat selaras dengan Program Unggulan (Progul) Kota Padang, khususnya dalam mewujudkan "UMKM Naik Kelas" dan konsep "Jelajah Padang".
"Filosofi Minang mengatakan 'condong mato ka nan rancak, condong salero ka nan lamak'. Kita punya potensi kuliner yang luar biasa, namun harus dikelola dengan lingkungan yang nyaman dan standar halal yang nyata," tegas Maigus Nasir.
Wawako juga menyoroti pentingnya integritas sertifikasi halal. Menurutnya, sertifikat halal harus sesuai realita; mulai dari kebersihan, bahan yang digunakan, hingga pelayanan.
Maigus Nasir mengungkapkan bahwa Padang dicanangkan sebagai Kota Gastronomi oleh Kementerian Ekonomi Kreatif. Melalui Zona KHAS ini, Wawako berharap wisatawan yang datang ke Padang merasa lebih nyaman daripada di Malioboro.
"Ini adalah semangat kolaborasi 'mambaka padi jo daun', di mana kita support modal sekaligus fasilitasnya," ucap Wawako.(Charlie / Defrianto)
~ Ju