Haji Tertua di Sumbar: Mawardi MZ, Sang Veteran Menjemput...

post

Haji Tertua di Sumbar: Mawardi MZ, Sang Veteran Menjemput Mimpi ke Tanah Suci

PADANG, DISKOMINFO – Lelaki tua itu masih terlihat gagah. Tidak nampak ringkih, meski usianya telah menginjak 86 tahun. Veteran TNI itu beribadah haji ke Tanah Suci di tahun ini.

Mawardi MZ merupakan haji tertua di Sumatera Barat. Beruntungnya lagi, dirinya berangkat tak sendiri. Lelaki yang berangkat melalui kloter delapan asal Kota Padang itu membawa kedua anak dan menantunya.

“Alhamdulillah, kami berangkat berempat,” ungkap Mawardi MZ saat akan berangkat ke Tanah Suci, kemarin.

Mawardi berdomisili di Cengkeh, Padang. Pensiunan TNI dengan pangkat terakhir sersan satu (Sertu) itu telah cukup lama mengabdikan dirinya sebagai Babinsa di Palangki, Kabupaten Sijunjung.

“Sejak kecil saya selalu bercita-cita ingin naik haji, Alhamdulillah sekarang kesampaian,” ujarnya lirih.

Mawardi MZ pensiun TNI pada tahun 1988 silam. Lelaki beranak empat itu terbilang kuat semasa bertugas di Palangki. Apalagi, ketika bertugas, Mawardi lebih memilih tinggal tidak di asrama. Tetapi tinggal di rumah milik warga setempat.

“Saya cari rumah yang bisa untuk beternak dan berladang, karena dulu gaji TNI kecil, dengan bertani dan beternak itulah penambah hidup,” terangnya.

Agaknya, berbekal hidup bertani dan berladang itulah Mawardi MZ tak ringkih hingga menginjak usia 86 tahun. Saat ini Mawardi masih mampu melakukan segala aktivitas.

“Sampai sekarang saya tidak memiliki handphone, saya juga tidak memakai kacamata, ketika cek kesehatan kemarin, masih sehat luar dan dalam,” terangnya.

Mawardi MZ mendaftar haji pada tahun 2020 lalu. Terbilang cepat berangkat karena dirinya beserta kedua anak dan menantu menggantikan kuota haji. Istri Mawardi yang seharusnya berangkat di tahun 2025, tidak sampai usianya. Istrinya meninggal dunia di tahun 2024 lalu. Kuota istrinya kemudian digantikan oleh anaknya paling bungsu, Joni Warmansyah.

Sebelumnya, Joni Warmansyah telah mendaftarkan dirinya, istri dan Mawardi untuk beribadah ke Tanah Suci. Sementara, anak kedua Mawardi, yakni Noviati, juga telah mendaftar naik haji di tahun 2019.

“Ada hikmah dari semua itu, kami berempat akhirnya sama-sama berangkat ke Tanah Suci di tahun ini, saya berangkat karena menjadi pendamping ayah,” terang Noviati, anak kedua Mawardi.

Noviati saat diwawancarai mengaku bahwa perjalanan haji kali ini akan lebih istimewa. Dirinya akan mendampingi orangtuanya beribadah. Tentunya bakti kepada orangtuanya akan lebih ditunjukkan selama di Baitullah.

“Kata ustadz-ustadz di pengajian, mengambilkan air minum untuk orangtua saja di Tanah Suci, pahalanya berimpah-limpah,” beber wanita berusia 45 tahun itu.

Keempatnya merupakan Jemaah Masjid Babussalam di Kampung Kalawi, Kuranji. Perjalanan ibadah haji kali ini akan saling menguatkan keluarga kecil itu. Kini mereka telah berada di Tanah Suci, semoga menjadi haji mabrur nantinya.(Charlie Ch. Legi)

~ Ju

Kirim Rating

`

Setup