PADANG - Forum Kota Sehat Kota Padang melaksanakan Rapat Koordinasi dan Penyamaan Persepsi Penginputan Data Capaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kota Padang Tahun 2026 pada Aplikasi Swasti Saba dan SIPANTAS di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang pada Kamis (17/09/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terhadap indikator, melengkapi data dukung capaian tahun 2025 dan 2026 pada masing-masing tatanan perangkat daerah, serta menentukan titik dan objek pantau KKS di Kota Padang.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati, Ketua Forum Kota Sehat (FKS) Kota Padang Rukayah Anwar, serta para keyperson dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu KKS dan tingkat kecamatan se-Kota Padang. Adapun batas akhir penginputan data capaian KKS tahun 2026 pada aplikasi Swasti Saba dan SIPANTAS ditetapkan pada 30 September 2026, sebelum Tim Pembina Provinsi Sumatera Barat melakukan verifikasi dokumen pada 9 Oktober 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan rangkaian persiapan terstruktur yang telah disusun dalam timeline penanganan Kota Sehat. “Kegiatan kita hari ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah kita buatkan timeline terkait dengan penilaian Kota Sehat. Karena memang harapan kita untuk tahun 2027 nanti, penilaian dari pusat, Kota Padang mendapatkan Swasti Saba Wistara. Dalam rapat ini kita mengundang seluruh keyperson masing-masing OPD dan kecamatan untuk membahas kelengkapan dokumen hingga titik dan objek pantau. Kita optimistis, sinergi dan kolaborasi antar-OPD pengampu Kota Sehat sangat kelihatan agar Padang menjadi kota yang bersih, aman, nyaman, dan sehat,” ujar Srikurnia Yati.
Ia menambahkan, sosialisasi dari Bappeda Provinsi Sumatera Barat menandai adanya penilaian Kota Sehat tingkat provinsi tahun ini sebagai bentuk pembinaan. Jika lolos verifikasi provinsi, berkas akan diteruskan ke tingkat nasional pada April 2027. Selanjutnya, Wali Kota Padang Fadly Amran dijadwalkan melakukan presentasi sebelum tahap evaluasi lapangan (field evaluation) oleh tim nasional yang diperkirakan berlangsung pada Juli atau Agustus 2027.
Sementara itu, Ketua FKS Kota Padang, Rukayah Anwar, menekankan pentingnya komitmen seluruh OPD untuk menyelesaikan penginputan data secara tepat waktu. “Kita menyampaikan kepada OPD pengampu bahwa 30 September batas maksimalnya mereka harus memberikan data kita untuk data 2026, dan 9 Oktober akan diverifikasi oleh tim pembina Provinsi Sumatera Barat. Tahun kemarin kita dapat peringkat satu di provinsi. Tentunya kita berharap tahun ini dan 2027 nanti kita kembali mendapat peringkat satu untuk provinsi serta meraih Swasti Saba Wistara pada penilaian tingkat nasional tahun 2027,” tegas Rukayah Anwar.
(Taufik)
~ 📤 by Ju