Wako Fadly Amran: Penggunaan Produk Lokal, Bentuk...

post

Wako Fadly Amran: Penggunaan Produk Lokal, Bentuk Nasionalisme

PADANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Padang menggelar kegiatan “Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri” dengan tema "UMKM Naik Kelas melalui Kolaborasi dan Sinergi Pengadaan untuk Penguatan Produk Dalam Negeri". Kegiatan ini berlangsung di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Kamis (12/2/2026).

Wali Kota Padang, Fadly Amran di kegiatan itu menekankan bahwa penggunaan produk lokal adalah bentuk nasionalisme yang konkret. Ia meminta seluruh jajaran OPD di lingkup kerjanya untuk tidak sekadar belanja, tetapi menjadi smart customer yang memahami perkembangan teknologi agar anggaran tepat sasaran.

"Nasionalisme itu bukan hanya di bibir, tapi bagaimana kita berkontribusi melirik produk lokal yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi. Jika uang berputar di Padang, maka akan menambah PAD dan menopang ekonomi warga kita sendiri," tegas Fadly di depan undangan yang hadir.

Wali Kota juga menitipkan pesan tentang integritas dan efisiensi. Menghilangkan kepentingan pribadi.

“Dengan anggaran yang efisien, sisa anggaran atau Silpa dapat dialihkan untuk program unggulan lain yang langsung menyentuh masyarakat, seperti penanganan bencana dan pembangunan infrastruktur," katanya.

Kegiatan ini dihadiri Asisten II Setdako, Didi Aryadi. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Ferri Erviyan Rinaldy, serta dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari Pengguna Anggaran (PA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di lingkungan Pemko Padang.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Ferry Erviyan Rinaldy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata Pemko Padang dalam menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

"Kami menargetkan komitmen belanja Produk Dalam Negeri (PDN) sebesar 72,5% atau lebih dari total APBD pengadaan barang dan jasa tahun ini. Saat ini, sudah ada 1.310 pelaku usaha lokal yang bertransaksi di katalog lokal LKPP RI dari total 1.956 penyedia yang terdaftar," ujarnya.

Kegiatan ini juga menggandeng mitra strategis seperti PT Inti Mikros Teknologi (J-Bros & AIOPIC). Kegiatan yang dilangsungkan sehari penuh itu dihadiri banyak orang.

Sementara, Manager PT Ayoklik J-Bros Teknologi, Hendri Gunawan, menekankan pentingnya user experience dan layanan purnajual dalam pengadaan barang jasa.

"Di tahun 2026 ini, kami meluncurkan solusi free service seumur barang untuk setiap pembelian di J-Bros. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah daerah menjadi investasi jangka panjang yang efisien dan didukung oleh edukasi teknologi yang tepat," ungkap Hendri.

Business Matching ini diisi dengan sesi display produk dalam negeri dan pameran produk unggulan UMKM yang telah dikurasi. Melalui forum ini, diharapkan terjadi sinkronisasi antara kebutuhan pengadaan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan ketersediaan produk dari pelaku usaha lokal dan nasional yang kredibel.(Defrianto / Charlie)

~ Ju

Kirim Rating

`

Setup