KAMMI Sumbar Gelar Pelatihan Kepemimpinan, Perkuat Sinergi...

post

KAMMI Sumbar Gelar Pelatihan Kepemimpinan, Perkuat Sinergi Program Pemko Padang

PADANG, KOMINFO – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Padang resmi membuka agenda pelatihan kepemimpinan tingkat lanjut, yaitu Daurah Pemandu Madrasah KAMMI (DPMK) dan Training for Instructor (TFI). Kegiatan ini berlangsung di Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta pada Rabu (4/2/2026).

Wali Kota Padang, Fadly Amran, didampingi Asisten III Setda Kota Padang, Corri Saidan, dan Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Ucik Masfania.

Turut hadir jajaran pengurus PW KAMMI Sumatera Barat, Ketua Umum PD KAMMI Padang, serta instruktur dan kader KAMMI se-Sumatera Barat.

Ketua Umum PD KAMMI Padang, Jeni Mandala menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Ia juga merefleksikan peran nyata kader KAMMI yang sebelumnya terjun langsung dalam aksi kemanusiaan saat bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat dengan penyaluran bantuan mencapai lebih dari Rp110 juta.

​"DPMK dan TFI ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan kawah candradimuka untuk mencetak instruktur yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan tema 'Alam Takambang Jadi Guru', kami ingin kader belajar dari alam untuk membina dengan hikmah," jelas Jeni Mandala.

Selain fokus pada pengkaderan internal, KAMMI juga melaporkan aksi nyata yang telah dilakukan selama masa pemulihan bencana di Sumatera Barat.

Tercatat, KAMMI telah menyalurkan bantuan lebih dari Rp110 juta kepada masyarakat terdampak, serta aktif dalam aksi bersih-bersih di berbagai titik.

Kegiatan dibuka secara resmi ditandai dengan seremoni pembukaan di bawah asrinya suasana Tahura Bung Hatta, yang sekaligus menjadi simbol kedekatan kader dengan alam sesuai dengan filosofi budaya Minangkabau: Adat Magato, Adat Mamakai, Syarak Mangatur.

Wali Kota Padang, Fadly Amran memberikan apresiasi tinggi terhadap KAMMI. Kegiatan DPMK dan TFI ini dinilai selaras dengan program unggulan Walikota kota "Padang Juara" dalam RPJMD 2025-2029 yang fokus pada peningkatan keterampilan atau skill kepemudaan.

"Pemerintah Kota Padang tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh keterlibatan seluruh stakeholder, termasuk kader-kader KAMMI, untuk mewujudkan Padang sebagai kota pintar dan sehat yang berlandaskan agama dan budaya," ungkapnya.

Pihaknya menjadikan Padang sebagai kota pintar dan sehat yang berlandaskan agama dan budaya.

"Untuk itu, kami butuh sinergi dari seluruh elemen, termasuk kader KAMMI, untuk melahirkan generasi yang cerdas, cermat, dan memiliki kedalaman spiritual," ujarnya

Peserta diharapkan tidak hanya unggul secara internal organisasi, tetapi juga mampu menjadi tokoh pemimpin (leadership) di ranah eksternal, baik dalam bidang pendidikan maupun sosial kemasyarakatan.

"Melalui kegiatan di Tahura Bung Hatta ini, diharapkan lahir instruktur-instruktur baru yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketangguhan karakter dalam membangun daerah," tegas fadly. (Defri/Viqi/Taufik)

Kirim Rating

`

Setup