Perkuat Daya Saing UMKM, Kementerian Ekonomi Kreatif dan...

post
post
post

Perkuat Daya Saing UMKM, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Pemko Padang Gelar Workshop Digital Entrepreneurship

PADANG - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar Workshop Badan Ekraf Digital Entrepreneurship (BDE) di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk memacu kapasitas pelaku UMKM lokal agar makin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa. Hadir pula Direktur Aplikasi dan Plt. Direktur Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi Kemenekraf Tri Wahyudi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Teddy Antonius, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, Kepala Dinas Kominfo Tommy TRD, serta Analis Kebijakan Ahli Muda Nur Fatonah. Sementara itu, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf Muhammad Neil El Himam hadir memberikan arahan secara daring.

Workshop BDE sendiri merupakan bagian dari program rekonstruksi berbasis kreativitas, teknologi, dan media pascabencana hidrometeorologi akhir 2025 lalu. Provinsi Sumatera Barat menjadi wilayah pertama dari tiga provinsi terdampak bencana yang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengapresiasi inisiatif Kemenekraf. Ia menilai penguatan kapasitas digital bagi para pelaku usaha sangat selaras dengan program unggulan Pemko Padang, yakni UMKM Naik Kelas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif yang telah mengadakan workshop ini. Kami berharap workshop tersebut dapat menjadi momentum bagi para pelaku UMKM untuk bangkit dan kembali mengembangkan usahanya setelah bencana yang terjadi pada akhir 2025 lalu,” ujar Maigus Nasir.

Ia menambahkan, program penguatan UMKM di Kota Padang saat ini berfokus pada perluasan digital marketing, jangkauan pasar, kemudahan akses pembiayaan, hingga percepatan sertifikasi halal demi mendongkrak daya saing produk lokal.

Sementara itu, Direktur Aplikasi Kemenekraf Tri Wahyudi mengungkapkan tingginya animo para pelaku usaha lokal. Dari 165 pendaftar, sebanyak 100 peserta dari berbagai sektor berhasil lolos kurasi untuk mengikuti pelatihan intensif ini.

“Workshop ini diikuti berbagai subsektor ekonomi kreatif, di antaranya kuliner, fashion, kriya atau kerajinan, desain, dan arsitektur. Semoga workshop ini dapat memberikan manfaat bagi peserta dalam memahami kewirausahaan digital secara komprehensif serta perkembangan tren ekonomi kreatif global,” ungkap Tri Wahyudi.

Melalui saluran daring, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf Muhammad Neil El Himam berpesan agar seluruh peserta dapat menyerap ilmu secara maksimal selama pelatihan berlangsung.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk bekerja, berdiskusi, dan mempraktikkan langsung materi yang disampaikan, khususnya dalam memanfaatkan platform digital,” tutur Neil El Himam. (Mul)

uploader by Ju

Kirim Rating

`

Setup