PADANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang menggelar kegiatan pendampingan pencegahan perundungan, kekerasan, dan intoleransi bagi 342 guru Sekolah Dasar (SD) se-Kota Padang yang diselenggarakan di Gedung Youth Center Padang pada 21/10/2026. Pelatihan yang berlangsung sejak 20 hingga 21 Oktober 2026 ini menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova beserta jajaran Disdikbud Kota Padang.
Kegiatan pendampingan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kapasitas tenaga pendidik sekaligus mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Langkah ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menekankan pentingnya peran pendidik dalam mengenali potensi potensi perundungan serta membangun budaya sekolah yang saling menghormati dan toleran. “Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman dan kapasitas para guru agar mampu mengenali berbagai bentuk perundungan, kekerasan, maupun intoleransi, sekaligus memahami langkah pencegahan dan penanganan yang tepat di lingkungan sekolah,” ujar Yopi Krislova.
Ia juga mengimbau seluruh tenaga pendidik yang mengikuti pendampingan agar mengimplementasikan ilmu yang didapat secara konsisten di satuan pendidikan masing-masing. “Kami berharap para guru dapat menerapkan pemahaman yang diperoleh melalui pendampingan ini di sekolah masing-masing, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai bagi seluruh warga sekolah,” tuntas Yopi Krislova.
Melalui komitmen bersama ini, Disdikbud Kota Padang berharap tercipta budaya sekolah yang ramah anak sehingga seluruh siswa sekolah dasar di Kota Padang dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal tanpa rasa takut.
(Vq)
~ 📤 by Ju