Kota Padang Cari Wali Kota Cilik 2026, Anak Disabilitas Kini...

post

Kota Padang Cari Wali Kota Cilik 2026, Anak Disabilitas Kini Punya Panggung Setara

PADANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mulai membuka pendaftaran Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026.

Event tahunan yang telah memasuki tahun kelima ini menjadi panggung bagi pelajar se-Kota Padang untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menyuarakan hak-hak mereka dalam pembangunan kota.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA) DP3AP2KB Kota Padang, Ade Yonanda Irza menyebut, untuk Wali Kota Cilik 2026 terdapat berbagai terobosan baru dalam pemilihan tahun ini. Salah satu yang paling diunggulkan adalah komitmen penuh terhadap inklusivitas bagi anak-anak disabilitas.

Dia menjelaskan bahwa dasar utama dari kegiatan ini adalah pemenuhan 31 hak anak yang tercantum dalam Undang-Undang, salah satunya adalah hak untuk berkreativitas dan berinovasi. Melalui event ini, para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi agen perubahan (agent of change).

"Kita ingin anak-anak di Kota Padang mempunyai akses strategis untuk bersuara dan berinovasi dalam pembangunan. Mereka adalah agen perubahan untuk pemenuhan hak-hak anak lainnya," ujar Ade.

Melanjutkan kesuksesan tahun 2025, inovasi baru dihadirkan tahun ini dengan membuka peluang sebesar-besarnya bagi anak-anak disabilitas untuk ikut berkompetisi. Secara khusus, panitia menyediakan predikat Duta Anak Pejuang Disabilitas agar mereka memiliki ruang yang setara untuk berkreativitas.

Bagi pelajar di Kota Padang yang ingin ikut, pendaftaran telah dibuka 1 Juni 2026 hingga 13 Juli 2026. Pemilihan dapat diikuti pelajar dari kelas 7 sampai kelas 9.

Setiap sekolah diutamakan mengirimkan dua orang utusan. Namun, jika sekolah memiliki banyak siswa potensial yang kreatif dan inovatif, sekolah diperbolehkan mengirimkan lebih dari dua pasang.

Proses seleksi tahun ini dirancang ketat namun mendidik. Pada tahap awal, seluruh peserta wajib menyusun sebuah karya tulis dengan tema yang menantang berpikir kritis: "Jika Saya Menjadi Wali Kota, Maka Saya Akan Apa?"

Melalui tema ini, peserta ditantang untuk menuangkan ide-ide konkret terkait apa yang akan mereka lakukan demi memenuhi hak-hak anak jika memimpin Kota Padang.

Dari seluruh karya tulis yang masuk, dewan juri akan menyaring 30 besar finalis. Para finalis yang lolos ini kemudian akan langsung melaju ke babak berikutnya, yaitu uji penilaian wawancara serta unjuk minat dan bakat, baik di bidang akademik, non-akademik, maupun seni dan budaya.

"Terdapat delapan predikat bergengsi yang akan diraih para pemenang tahun ini, yaitu Wali Kota Cilik, Wakil Wali Kota Cilik, Duta Kesehatan Anak, Duta Anti Kekerasan Anak, Duta Anak Tangguh Bencana, duta Anak Pejuang Disabilitas, Duta Anak Cegah Kawin Anak, dan Juara Ketiga Duta Anak," ujarnya. (Taufik / Charlie)

~ Ju

Kirim Rating

`

Setup