Perkuat Ketahanan Keluarga, Pemko Padang Sinergikan...

post

Perkuat Ketahanan Keluarga, Pemko Padang Sinergikan Digitalisasi dan Pengawasan Sosial Berbasis Komunitas Perempuan

PADANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang mengambil langkah strategis dalam memperkuat kapasitas perempuan menghadapi era digital, sekaligus mengaktifkan sistem deteksi dini perlindungan anak. Komitmen nyata ini diwujudkan melalui pelatihan interaktif dan self-care clinic bertajuk "Awaken the Power Within" yang digelar di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Senin (18/5/2026).

Kegiatan yang diikuti perwakilan 48 organisasi wanita di bawah naungan GOW Kota Padang ini bertujuan mentransformasikan peran perempuan. Selain sebagai penggerak domestik, perempuan kini didorong menjadi benteng pengawasan sosial yang responsif terhadap dinamika zaman.

Penasihat GOW sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran menegaskan bahwa peningkatan kompetensi intelektual dan kecakapan digital merupakan syarat mutlak bagi perempuan modern, tanpa harus mengikis akar kebudayaan lokal.

"Perempuan Kota Padang dituntut untuk cerdas digital, produktif, dan mandiri secara ekonomi di era maksimasi teknologi saat ini. Namun, esensi utama sebagai perempuan Minangkabau yang berpegang pada filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) harus tetap menjadi fondasi moral. Struktur keluarga yang kuat merupakan pilar utama pembangunan kota yang pintar dan sehat," ujar Dian Puspita.

Selain adaptasi teknologi, Pemko Padang menaruh perhatian serius pada penguatan fungsi pengawasan lingkungan. Menanggapi isu kerentanan sosial, Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Setda Kota Padang, Feri Mulyani, mengajak seluruh kader organisasi wanita untuk meningkatkan kepekaan bertetangga demi mencegah kekerasan di dalam rumah tangga.

"Pemko Padang meminta kader perempuan di 48 organisasi wanita bertindak aktif sebagai 'mata dan telinga' bagi lingkungan sekitarnya. Kita harus merevitalisasi kepedulian sosial guna memastikan tidak ada ruang aman bagi pelaku kekerasan di Kota Padang," tegas Feri Mulyani.

Gerakan sinergis ini juga mendapat dukungan penuh dari sektor swasta. Penerbit Erlangga Cabang Padang turut berkontribusi dalam program perluasan literasi, mulai dari penyediaan referensi prasekolah hingga penguatan keahlian praktis (life skill) bagi masyarakat.

Perwakilan Penerbit Erlangga Cabang Padang, Arif Mulyadi, menyatakan komitmennya untuk membangun kolaborasi jangka panjang bersama GOW Kota Padang. Menurutnya, intervensi literasi paling efektif dimulai dari organisasi perempuan.

"Perempuan bertindak sebagai madrasah dan pendidik pertama yang menentukan kualitas intelektual generasi masa depan daerah. Karena itu, kami berkomitmen penuh mendukung ruang literasi ini," tutur Arif.

Melalui program kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, kolaborasi ini diharapkan mampu mengubah seremonial menjadi aksi kolektif yang berkelanjutan. Pemko Padang optimistis langkah ini akan mempercepat terciptanya ekosistem perkotaan yang madani, cerdas, aman bagi anak, serta inklusif terhadap perkembangan ekonomi digital.(Defrianto / Charlie)

~ Ju

Kirim Rating

`

Setup