Padang, InfoPublik - Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri pameran kaligrafi melukis 100 meter karya seniman Muslim Tionghoa ternama, Prof. Yusuf Liu Baojun. Kegiatan yang sarat nilai seni dan spiritual ini berlangsung di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, pada Jumat (5/6/2026).
Pameran spektakuler ini merupakan bagian dari rangkaian International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 sekaligus memperingati 100 Tahun Jam Gadang yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Bukittinggi. Perhelatan skala internasional yang berlangsung dari 3 hingga 7 Juni 2026 ini sukses menyedot perhatian dunia dengan dihadiri oleh delegasi seniman, budayawan, sastrawan, dan penggiat seni dari 38 negara.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, para tokoh literasi, seniman, budayawan, serta masyarakat umum.
Saat meninjau lokasi, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melihat langsung deretan karya lukisan kaligrafi sepanjang 100 meter yang didominasi tinta hitam. Goresan tangan khas Prof. Yusuf Liu Baojun tersebut dinilai memiliki perpaduan keindahan estetika yang mendalam.
"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan pameran kaligrafi IMLF ini karena menjadi ruang pertemuan yang indah antara seni, budaya, literasi, dan nilai-nilai keagamaan. Karya-karya yang ditampilkan memiliki nilai estetika yang tinggi, serta mengandung pesan moral dan spiritual yang dapat memperkaya wawasan masyarakat," ujar Maigus Nasir di sela-sela peninjauan.
Ia juga menambahkan bahwa ajang internasional seperti ini menjadi momentum penting bagi Sumatera Barat untuk memperkuat posisi di kancah global.
"Melalui kegiatan seperti ini, hubungan budaya antarbangsa semakin kuat dan Sumatera Barat semakin dikenal sebagai daerah yang terbuka terhadap pertukaran gagasan, seni, dan literasi di tingkat internasional," imbuhnya.
Melihat potensi besar tersebut, Maigus Nasir secara khusus menyampaikan keinginannya untuk mengundang Prof. Yusuf Liu Baojun ke Kota Padang. Sang profesor direncanakan hadir untuk ikut memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang.
Sebagai bentuk apresiasi dan perekat persahabatan budaya, Prof. Yusuf Liu Baojun menyerahkan sebuah buku karyanya yang berjudul “Cina Muslim dan Hubungannya dengan Alam Melayu” kepada Wawako Padang Maigus Nasir.
Dalam keterangannya, Prof. Yusuf Liu Baojun mengungkapkan bahwa Minangkabau memiliki daya tarik budaya yang luar biasa untuk menyampaikan pesan-pesan universal.
"Kaligrafi bukan sekadar seni menulis, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan perdamaian, kebijaksanaan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Saya merasa terhormat dapat menampilkan karya-karya saya dalam ajang IMLF di tanah Minangkabau," ungkap Prof. Yusuf.
Ia berharap, karya sepanjang 100 meter ini dapat menjadi jembatan emosional antargenerasi dan antarbangsa.
"Saya berharap pameran ini dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai seni, literasi, dan budaya, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia, Malaysia, dan berbagai negara yang hadir dalam IMLF," pungkasnya.(Charlie)
~ Ju