Padang – SEIBA International Festival ke-4 digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Sungai Bangek, Selasa (7/7/2026). Kegiatan skala internasional ini mempertemukan perguruan tinggi Islam dari dalam maupun luar negeri, dalam satu wadah kolaborasi.
SEIBA International Festival ke-4 bertemakan “Sustainabillity from Nusantara to Global Harmony”. Hadir di kegiatan itu Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.
Ketika didapuk memberikan sambutan, Wawako Maigus Nasir menyampaikan bahwa dirinya cukup takjub dengan kegiatan yang diadakan UIN Imam Bonjol. Menurutnya, SEIBA merupakan nama yang unik.
"Setahu saya SEIBA itu adalah Sungai Bangek (tempat berdirinya kampus UIN IB), akan tetapi setelah saya browsing, ternyata arti SEIBA itu adalah keseimbangan, jadi kegiatan hari ini adalah penyeimbang antara dunia dan akhirat," ungkap Wawako di depan undangan yang hadir di Aula Gedung J, UIN IB.
Diakui Wawako, kegiatan SEIBA International Festival ke-4 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang. Apalagi kegiatan ini sejalan dengan program unggulan Wali Kota Padang, seperti meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kerjasama internasional.
”Insyaallah tahun ini Pemko Padang menyediakan beasiswa untuk 60 orang putra dan putri terbaik di Kota Padang yang akan mengikuti kuliah di luar negeri. Konsepnya double degree, bisa di Turki, Al-Azhar, Maroko dan lainnyq. Hari ini kerjasama telah terbangun dengan UNP, UNAND, Baiturrahmah, UPI, PNP, setelah ini kita harapkan dengan UIN," ujar Maigus Nasir.
Maigus menjelaskan bahwa semangat SEIBA Internasional Festival selaras dengan dua Program Unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Padang Juara dan Smart Surau. Program Unggulan Padang Juara berfokus pada peningkatan askes pendidikan melalui pemberian beasiswa hingga ke luar negeri, sementara Smart Surau di arahkan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan.
"Kedua Program Unggulan tersebut menjadi upaya untuk menciptakan generasi yang cerdas sekaligus berakhlak," jelas Wawako.
Sementara, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Martin Kustati, M.Pd mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap penyelanggaraan SEIBA International Festival. Ia menyebut sinergi antara pemerintahan dan perguruan tinggi menjadi modal penting dalam memperluas kerja sama internasional.
"Kolaborasi seperti inilah yang akan membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk berkembang di tingkat global,” ujarnya.
Prof Martin menuturkan, SEIBA International Festival bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah nyata memperkuat jejaring akademik.
Di kegiatan itu turut hadir Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M. Ag. Dirjen menegaskan bahwa SEIBA International Festival memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Ia menilai penguatan teknologi, pendidikan, dan nilai-nilai keagamaan harus berjalan secara seimbang agar mampu dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul.
"Kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi kunci dalam mewujudkan tujuan tersebut. Karena itu, SEIBA diharapkan terus berkembang sebagai ruang kolaborasi akademik bertaraf internasional," pesannya.
SEIBA International Festival ke-4:diikuti peserta dari sejumlah negara, yaitu Singapura, Malaysia, Kamboja, Jepang, Nigeria, Vietnam, Turki, dan Thailand. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), dan 9 Perguruan Tinggi Keagaaman Islam Swasta (PTKIS). Total jumlah peserta yang mengikuti festival mencapai 486 orang.(Najwa / Faiza / Charlie)
~ Ju